An
Expert System For Diagnosis Of Diseases In Rice Plant
Abstraksi :
Hubungan user dengan sistem pakar
ditujukan pada gambar 4. Sebelah kiri window menunjukan detail masing-masing
menyebabkan agent penyakit. Fitur ini sesuai dengan sistem pakar yang
ditempatkan dalam aturan rantai terbelakang parameter. Setiap parameter berisi
penjelasan pertanyaan dan latar belakang aturan untuk menentukan nilai
parameter. Pertanyaan-pertanyaan dan gambar terkait dengan pertanyaan tertentu
dari penyakit. Desain sistem ini mengikuti pendekatan top-down. Basis
pengetahuan yang dikembangkan disimpan dalam format dikompilasi untuk
konsultasi lebih cepat.
arsitektur sistem
pakar pada lahan pertanian dan menggambarkan desain serta pengembangan
aturan-aturan dasar sistem ahli menggunakan ESTA (Expert Sistem for Text
Animation). Desain sistem ini dimaksudkan untuk mendiagnosa keadaan penyakit
yang terjadi pada tanaman padi. Sistem pakar adalah suatu program komputer yang
biasanya di buat sebagai dasar pengetahuan, pembuat kesimpulan dan
menghubungkan pemakai dengan sistem.
Tujuan sistem
pakar yaitu untuk memudahkan dalam membedakan komponen-komponen yang mencakup modul
pengambilan keputusan secara interaktiv untuk memberikan jawaban-jawaban yang mendasar
dari permasalahan yang terjadi dengan menghubungkan fakta-fakta gejala penyakit
yang timbul. Program ESTA didasarkan pada pendekatan logika. Sistem ini
mengintegrasikan struktur pengetahuan yang memuat pengetahuan tentang
gejala-gejala dan penanggulangan penyakit pada tanaman padi yang terjadi selama
masa tanam hidupnya. Pencitraan database Juga diintegrasikan dengan sistem
pembuat keputusan supaya lebih interaktiv. Gambar-gambar ini dihubungkan untuk
gejala-gejala penyakit yang disimpan didalam database dan modul kecerdasan sistem
secara cepat dengan didasarkan pada aturan-aturan algoritma pembuat keputusan. Sistem
ini telah diuji dengan sekumpulan data kasus dan hasil yang diberikan telah di
validasi oleh sistem dengan bidang ahli.
1.
PENDAHULUAN
Pada
beberapa hasil pertanian, pengumpulan dan penggabungan yang berkaitan dengan pengetahuan
dan informasi dari berbagai sumber mempunyai peran penting. Para ahli pertanian
dan berbagai pengalaman tentang penyakit yang menimpa tanaman padi merupakan
sumber yang bisa dijadikan informasi para steakholder dalam pengambilan
keputusan untuk meningkatkan hasil pertanian. Bantuan para ahli pertanian tidak
selalu tersedia ketika dibutuhkan untuk mengatasi masalah yang terjadi. Pada
saat ini, perlengkapan, teknologi, dan aplikasi teknologi informasi telah hadir
sebagai langkah efisien dan efektiv untuk memperbaiki keseluruhan lahan
pertanian. Diharapkan belajar secara ilmiah ini dapat membantu para petani.
Penggabungan sistem pakar sebagai alat yang tangguh untuk para steakholder
hasil pertanian punya potensi yang luas.
Perhatian
utama penelitian ini adalah dalam hal desain dan pengembangan sistem pakar
tersebut. Latar belakang sistem dimulai dengan mengumpulkan gejala-gejala
penyakit tanaman padi yang menimpa selama masa tanam dari para ahli pertanian,
ahli penyakit tanaman dan kepustakaan yang kemudian didapat pengetahuan untuk
dipersembahkan dalam mengembangkan sistem pakar berbasis ESTA.
2.
Sistem
Pakar Pada Lahan Pertanian
Aplikasi sistem pakar ini secara cepat
meningkat, aplikasi seperti ini sangat efektiv dalam situasi ketika para ahli
dibidangnya tidak siap tersedia. Pada pertanian aplikasi sisem pakar ini sebagian
besar dijumpai pada daerah pendiagnosaan penyakit dan pengawasan hama. Banyak
para ahli dibidang sistem pakar ini menggunakan tingkatan yang berbeda. “AMRAPALIKA:
sistem pakar untuk mendiagnosa hama-hama, penyakit dan kekacauan yang
ditimbulkan di India Mango” adalah suatu aplikasi sistem pakar dalam bidang
pertanian yang dikembangkan oleh Rajkishore Prasad, K.R.Ranjan and A.K.Sinha[1].
Pada sistem ini, sistem pakar dikembangkan dengan aturan dasar sistem pakar,
menggunakan ESTA. Sistem pakar yang lain “Dr. Wheat: Sistem Pakar berbasis web
untuk mendiagnosa penyakit-penyakit dan hama di lahan gandum Pakistan,” juga sistem
pakar yang dikembangkan oleh F.S.Khan, S.Razzaq, K.Irfan, F.Maqbool, etc.[2]. Sistem
ini dikembangkan bertujuan untuk mengontrol hama dan penyakit pada lahan gandum
Pakistan. Mereka telah mengembangkan sistem pakar berbasis web menggunakan
e2gLite shell. “Apliksi sistem pakar: Pertanian”, juga aplikasi sistem pakar
dalam bidang pertanian dikembangkan oleh Ahmed Rafea[3]. “Sistem Pengambilan
keputusan “Crop-9-DSS” untuk mengenalai hasil panen”, oleh Ganesan V.adalah sistem
pakar yang dikembangkan dengan Macromedia Flash MXProfessional 2004 6.0[4]. Sistem
ini dikembangkan dengan tujuan untuk mengenali penyakit dan hama dengan
indikator kendali, sistem rekomendasi pupuk, sistem manajemen irigasi dan
pengidentifikasian lahan pertanian untuk meningkatkan hasil pertanian di
Kerela. “Sistem pakar berbasis web untuk mendiagnosa kekurangan nutrisi kecil
dalam tanaman”, oleh S.S.Patil, B.V.Dhandra, U.B.Angadi, A.G.Shankar, dan Neena
Joshi juga menggambarkan aplikasi sistem pakar dalam bidang pertanian terutama
didaerah yang kekurangan nutrisi dalam tanaman[5]. Sistem ini adalah sistem
yang berbasis web menggunakan alat “ServCLIPS”
3.
Desain
dan Pengembangan Sistem Pakar
Dasar
pemikiran pembuatan sistem pakar ini adalah bahwa sistem pakar ini dapat memungkinkan
banyak orang untuk dapat memanfaatkan pengetahuan seorang yang ahli. Sistem
pakar mensimulasikan pendapat dan kelakukan manusia yang mempunyai pengetahuan
ahli dan berpengalaman terutama dalah bidang pertanian. Dalam desain dan
pengembangan sistem pakar ini, kami menggunakan ESTA. ESTA memberikan
penjelasan atas pertanyaan-pertanyaan dalam ruang pengetahuan dan memberikan
nasehat. ESTA berisi aturan-aturan yang merepresentasikan dirinya sendiri untuk
ruang pengetahuan. ESTA memberikan kemudahan untuk menulis aturan-aturan yang
dibangun pada ruang pengetahuan.
Dalam
pengembangan sistem pakar ini, pengembangan ruang pengetahuan merupakan bagian
yang sangat penting. Kualitas dari suatu sistem pakar tergantung pada ruang
pengetahuan. Pengembangan ruang pengetahuan dengan membantu ahli khusus
dibidang ahli pakar ini dikembangkan dengan ESTA. Proses mengembangkan sistem
pakar ini menggunakan ESTA yaitu serangkaian langkah proses yang
tujuan-tujuannya untuk mengembangkan ruang pengetahuan khusus dibidang pertanian. Langkah untuk
mengembangkan ruang pengetahuan disistem ini adalah pengenalan inputan/ masukan
masalah, kemahiran pengetahuan dan refresentasi pengetahuan kedalam ruang
pengetahuan. Kami hadirkan disini deskripsi lengkap masing-masing dari itu.
1.1.
Pengenalan
Masalah Input
Untuk mengembangkan sistem ahli,
pertama kali kita harus mengenali masalah dan pahami karakteristik utama
masalah yang harus kami pecahkan dalam sistem pakar. Untuk memasukan masalah
kedalam sistem kita yang berhubungan dengan diagnosa penyakit tanaman padi yang
terjadi selama masa tanam hidupnya. Masukan masalah terstruktur untuk sistem
dan pengenalan modul pakar sebagai pola dan kedepannya untuk proses
pengembangan diagnosa dan perbaikan jika ada.
1.2.
Kemahiran
pengetahuan
Kemahiran proses di sistem pakar ini melalui modul-modul interaktiv
modul pakar, program sistem pakar dan modul pengkoordinasian untuk pengetahuan
basis data. Diinteraktiv modul pakar pengetahuan khusus dibidangnya adalah yang
diperoleh dari orang ahli. Pengetahuan diperoleh kemdian di analisis dan
kemudian diproses untuk mendapatkan kesimpulan untuk masalah yang terjadi.
Pengetahuan kemudian dipindahkan kepada sistem pakar untuk diuji diteruskan ke
program sistem pakar. Proses dilanjutkan sampai kesimpulan terbaik untuk
masalah diperoleh. Sekali pengetahuan diperoleh dari bidang atau sumber ahli
diperiksa oleh sistem pakar, kemudian dipindahkan dari interaktiv modul pakar
kedalam modul program sistem pakar untuk dirubah kedalam program sistem pakar. Untuk
sistem ini pengetahuan ahli diperoleh dari hubungan standar kepustakaan untuk
padi. “Panduan Ilustrasi untuk menggabungkan hewan-hewan penganggu pada padi di
asia tropis”, International Rice Research Institute oleh W. H. Reissig, E. A.
Heinrichs, J. A. Litsinger, K. Moody, L. Fiedler, T. W. Mew, dan A.T. Barrion
adalah kepustakaan tanaman padi yang digunakan untuk mencari keahlian
pengetahuan tentang penyakit padi dalam perkembangan sistem[6]. Dalam buku ini,
banyak masalah yang dihubungkan dengan tanaman padi diuraikan. “Diagnosa
penyakit yang biasa terjadi pada padi”,
Francisco Elazegui dan Zahirul Islam juga digunakan untuk memperoleh
pengetahuan tentang penyakit padi dalam pengembangan sistem pakar[7]. Penyakit
yang biasa terjadi pada tanaman padi dapat dijumpai dibuku ini. Proses
pengetahuan dalam modul interaktiv dipindahkan ke modul program sistem pakar
dan kemudian diubah kedalam program sistem pakar untuk mempormat dan
merepresentasikan pengetahuan kedalam ruang pengetahuan. Jadi proses kemahiran
pengetahuan kami telah memberikan solusi melalui serangkaian interaksi sub
modul yang dipadukan dengan modul pengkoordinasian untuk menciptakan
pengetahuan database sampai kesimpulan terbaik diperoleh.
1.3.
Representasi
Pengetahuan
Representasi pengetahuan adalah urutan terakhir dari
pengembangan ruang pengetahuan. Dalam representasi dari pengetahuan kedalam
ruang pengetahuan, pengetahuan diperoleh dari proses kemahiran yang diwakilkan
kedalam struktur form. Ada banyak pendekatan utnuk merepresentasikan
pengetahuan kedalam ruang pengetahuan. Seperti dalam ESTA aturan dasar
merepresentasikan paradigm logika sederhana aturan if-then rantai terdepan
atau terbelakang. Disini kita memilih rantai terbelakang untuk mewakilkan
pengetahuan dengan sederhana pasangan if-do ditempat aturan if-then
tersebut. Disini kami mempunyai anggapan dua perwakilan pengetahuan utama
yaiut Section dan Parameters. Level tertinggi untuk
merepresentasikan pengetahuan di ESTA adalah Section. Ini bersisi aturan logis yang langsung ke sistem pakar
bagaimana untuk memecahkan masalah, tindakan itu seperti memberikan nasehat,
akan Section-Section yang lain,
memangil alih dan lain-lain. Seksi
pertama dalam ESTA selalu dinamakan sebagai Start Section. Nasihat
akan diberikan ketika keadaan di Section terpenuhi.
Parameters digunakan sebagai variabel
dan ini menentukan alir kendali diantara Section
pada ruang pengetahuan. Sebuah Parameters
dapat berupa salah satu dari empat tipe : Boolean atau logica, Text, Number dan Category Parameters. Parameters melayani tujuan
berbeda. Boolean atau logical parameter digunakan ketika menjawab permintaan
pernyataan yaitu Yes,No atau unknown. Text parameters digunakan
untuk objek teks seperti orang yang tinggi, atau film favorit dan sebagainya. Number parameter digunakan nilai angka. Category parameter digunakan ketika
variabel berperan lebih dari satu seperangkat yang sudah dikenal sebagai nilai.
Nilai untuk beberapa parameter dikalkulasikan dari end-user menjawab sebuah pertanyaan, melalui parameter yang lain atau
seperti hasil dari aturan aplikasi. Beberapa parameter mencakup pendeklarasian
tentang Field, tipe Field dan jumlah pilihan Field seperti penjelasn Field, aturan Field, gambar Field, jawaban
Field dan sebagaianya.
Representasi untuk aturan-aturan di Section utama Start ditunjukan oleh gambar 2. Kami
telah mengembangkan Section ini
mengontrol perpindahan yang sesuai dengan jawaban user. Section ini mencakup pengklasifikasiana aturan dimana yang pertama
datang pertama dilayani. Pada gambar 3, semua Field kategori parameter disease_factor ditunjukan. Field
dikategori parameter disease_factor digambarkan sebagai
pilihan yang menyebabkan agen penyakit.
1.
Kesimpulan
Makalah
ini telah menyajikan arsitektur, desain dan pengembangan sistem pakar untuk
mendiagnosa penyakit pada tanaman padi. Sangat mudah diakses oleh pengguna
sebagai pengetahuan dasar dimuat dalam memori dan dikompilasi. Ahli alat sistem
membentuk bagian awal setelah program berjalan. Ini adalah bagian utama dari sistem
pakar dan berisi aturan kontrol sistem. Basis pengetahuan berisi pengetahuan
tentang penyakit yang berbeda pada tanaman padi terwakili dalam bagian
terpisah. Sistem semacam ini berguna bagi para petani yang tidak mendapatkan
spesialis pertanian setiap saat untuk membantu mereka untuk mengontrol masalah
mereka. Arsitektur yang disajikan disini adalah sebuah sistem yang terintegrasi
dengan antarmuka pengguna interaktiv, kontrol dan koordinasi unit, kerang sistem
pakar dan representasi pengetahuan terstruktur. Desaiannya dianggap ada
keterlibatan campurtangan antara dalam runtime dan juga dianggap dinamis
penataan representasi pengetahuan dan aturan.


0 komentar:
Posting Komentar