Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Minggu, 26 Mei 2013
Padahal guru itu harus memiliki 3M kompetensi diantaranya, Seorang guru haruslah bisa Merencanakan,, Melaksanakan dan Mengevaluasi.
Minggu, 31 Maret 2013
Untuk mengukur penguasaan
kompetensi perlu dikembangkan suatu penilaian yang mencakup seluruh kompetensi
dasar dengan menggunakan indicator yang telah ditetapkan oleh pendidik.
Penilaian terhadap hasil pembelajaran menggunakan sistem penilaian
berkelanjutan dalam arti semua indicator ditagih, kemudian hasilnya dianalisa
untuk menentukan kompetensi dasar yang telah dikuasi dan belum dikuasai serta
mengetahui kesulitan belajar peserta didik. Apabila peserta didik belum
menguasai suatu kompetensi dasar harus mengikuti proses pembelajaran kemudian
dilakukan penilaian untuk mengukur pencapaian kompetensi
Selasa, 05 Maret 2013
Selasa, 25 Desember 2012
Ada beberapa parameter yang menjadi tolak ukur agar para lulusan SMK dapat bekerja dan menjadi pekerja di sebuah perusahaan maupun industri antara lain :
- SOFT SKILL : kemampuan ini menjadi ujung tombak awal calon pekerja untuk dapat bekerja di perusahaan, karena bekal ini tidak semua orang memiliki, kemampuan bukanlah segala galanya untuk bisa dapat bekerja di lingkungan perusahaan. Yang menjadi indikator tersebut terdiri dari Attitude, Sopan Santun, Tingkah Laku, Akhlak, Sabar.
- RESPONSIBILITY : point ini wajib dimiliki oleh si pekerja bila yang bersangkutan bekerja. Tanggung jawan menjadi modal ke-2 setelah soft skill. kita bisa bayangkan sebuah perusahaan besar berdiri dan maju tanpa didukung oleh karyawan atau staff yang tidak memiliki tanggung jawab /kredibiltas yang baik, maka lambat laun perusahaan akan hancur dan terpuruk.
- HARD SKILL : kemampuan ini menempati urutan ke-3. Alasan yang mendasar dikarenakan Hard Skill akan mudah terbentuk setelah si pekerja bergabung dan bekerja di perusahaan. Apalah jadinya jika karyawan hanya memiliki Hard Skill namun tidak memiliki Soft Skill dan Responsibility :). adapun indikator dari Hard Skill yaitu : kompetensi diri berupa kemampuan kecerdasan akan disiplin ilmu, dan dapat mengoperasikan seluruh pekerjaan sesuai dengan tupoksi-nya
Minggu, 16 Desember 2012
Data mining adalah suatu istilah yang digunakan untuk menguraikan penemuan pengetahuan di dalam database. Data mining adalah proses yang menggunakan teknik statistik, matematika, kecerdasan buatan, dan machine learning untuk mengekstraksi dan mengidentifikasi informasi yang bermanfaat dan pengetahuan yang terkait dari berbagai database besar (Turban, dkk. 2005). Menurut Gartner Group data mining didefinisikan sebagai suatu proses menemukan hubungan yang berarti, pola, dan kecenderungan dengan memeriksa dalam sekumpulan besar data yang tersimpan dalam penyimpanan dengan menggunakan teknik pengenalan pola seperti teknik statisik dan matematika
Pada penelitian sebelumnya, data mining digunakan untuk memprediksi cuaca dan samudra (Hsieh and Tang 1998), keuangan berdasarkan waktu 2003), keberhasilan Universitas Terbuka (Time Series) (Zemke: pembelajaran (Xenos, 2004), saham (Lubis, 2005), minat konsumen asuransi terhadap produk asuransi dan angsuran premi terbaik sesuai kondisi nasabah (Kurniawan, 2007), resiko kredit (Sutikno, 2007), penjualan (Dewanto dkk, (Zhang, 1997) 2010)
Senin, 12 November 2012
Kata Kerja Operasional untuk pengembangan Indikator pada Silabus dan RPP anda
Kata Kerja Operasional untuk pengembangan Indikator Silabus dan RPP berdasarkan taksonomi Bloom dibagi dalam beberapa pencapaian kompetensi dasar, KD yang ditandai oleh perubahan perilaku yang dapat diukur yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Indikator dikembangkan sesuai dengan karakteristik peserta didik, mata pelajaran, satuan pendidikan, potensi daerah dan dirumuskan dalam kata kerja operasional yang terukur dan/atau dapat diobservasi.
Taksonomi Bloom pertama kali disusun oleh Benjamin S. Bloom pada tahun 1956. Dalam hal ini, tujuan pendidikan dibagi menjadi beberapa domain (ranah, kawasan) dan setiap domain tersebut dibagi kembali ke dalam pembagian yang lebih rinci berdasarkan hirarkinya.
Tujuan pendidikan dibagi ke dalam tiga domain, yaitu:
- Cognitive Domain (Ranah Kognitif), yang berisi perilaku-perilaku yang menekankan aspek intelektual, seperti pengetahuan, pengertian, dan keterampilan berpikir.
- Affective Domain (Ranah Afektif) berisi perilaku-perilaku yang menekankan aspek perasaan dan emosi, seperti minat, sikap, apresiasi, dan cara penyesuaian diri.
- Psychomotor Domain (Ranah Psikomotor) berisi perilaku-perilaku yang menekankan aspek keterampilan motorik seperti tulisan tangan, mengetik, berenang, dan mengoperasikan mesin.
Dalam mengembangkan indikator perlu mempertimbangkan:
- Kuntutan kompetensi yang dapat dilihat melalui kata kerja yang digunakan dalam Kompetensi Dasar;
- Karakteristik mata pelajaran, peserta didik, dan sekolah;
- Potensi dan kebutuhan peserta didik, masyarakat, dan lingkungan/ daerah.
Selasa, 02 Oktober 2012
Langganan:
Postingan (Atom)