JADWAL PRIBADI

Statistik Blog

Pages

Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Minggu, 26 Mei 2013

Administrasi Ujian Akhir Semester

Posted by romadani On 23.04 2 comments
 Buat para Oemar Bakrie era Digital, jangan ragu ragu dan jangan ragu  ragu dan malu malu, untuk mengambil form administrasi evaluasi penilaian akhir semester. Kesempatan ini memberikan kemudahan buat Bapak/Ibu guru yang tugas-nya seabrek abrek dalam melaksanakan tugas harian sebagai guru, ditambah lagi dengan deadline waktu yang amat sempit dalam menghitung angka nilai bagi siswa siswnya, maka gunakan kesempatan ini dengan sebaik baiknya dengan MenDOWNLOAD Form Administrasi Evaluasi Penilaian.

Guru si Asam Urat

Posted by romadani On 17.36 No comments
 Sebuah pepatah bijak berkata" Guru sepatutnya di gugu dan di tiru". Ternyata itu hanya sebuah pepatah yang tidak semua guru bisa melaksanakan kata kata bijak tersebut. Seorang guru setidaknya dituntut memiliki kompetensi terhadap keilmuan yang dimilikinya, namun itu semua hanya terjadi dalam dunia pendidikan IMPIAN, Why ??? pertanyaan tersebut seharusnya tidak perlu muncul jikalau diri seorang guru beserta ruhnya benar benar mengabdikan sepenuhnya untuk pendidikan. Banyak penyakit yang saat ini masih dihinggapi dalam tubuh seorang guru, salah satunya ASAM URAT= Asal Sampaikan Materi Tetapi Kurang Akurat alias ASBUN= Asal Bunyi, dan menggugurkan kewajiban mengajar.

Padahal guru itu harus memiliki 3M kompetensi diantaranya, Seorang guru haruslah bisa Merencanakan,, Melaksanakan dan Mengevaluasi.

Minggu, 31 Maret 2013

Pembelajaran Tuntas

Posted by romadani On 20.35 2 comments

Pendekatan Pembelajaran tuntas adalah salah satu usaha dalam pendidikan yang bertujuan untuk memotivasi peserta didik mencapai penguasaan (mastery level) terhadap kompetensi tertentu. Pembelajaran tuntas adalah pola pembelajaran yang menggunakan prinsip ketuntasan secara individual. Selanjutnya dilakukan penilaian terhadap hasil pembelajaran untuk mengukur tingkat pencapaian kompetensi peserta didik, serta digunakan sebagai bahan penyusunan laporan kemajuan hasil belajar dan memperbaiki proses pembelajaran

Untuk mengukur penguasaan kompetensi perlu dikembangkan suatu penilaian yang mencakup seluruh kompetensi dasar dengan menggunakan indicator yang telah ditetapkan oleh pendidik. Penilaian terhadap hasil pembelajaran menggunakan sistem penilaian berkelanjutan dalam arti semua indicator ditagih, kemudian hasilnya dianalisa untuk menentukan kompetensi dasar yang telah dikuasi dan belum dikuasai serta mengetahui kesulitan belajar peserta didik. Apabila peserta didik belum menguasai suatu kompetensi dasar harus mengikuti proses pembelajaran kemudian dilakukan penilaian untuk mengukur pencapaian kompetensi

Selasa, 05 Maret 2013

Awas Guru Gaptek dan Koplek

Posted by romadani On 21.06 No comments

Kita sebagai pendidik selalu mengagungkan dan menggaungkan bahwa kehidupan saat ini tidak lepas dari cengkraman teknologi. Wikipedia menyebutkan bahwa Teknologi adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia. Bicara kenyamanan dan kelangsungan hidup maka mau tidak mau suka tidak suka kita harus siap dengan segala perubahan yang terjadi. Sebagai contoh dimana ketika kita duduk dibangku sekolah tempoe doloe, guru mengajar dan memberikan materi dengan cara mendongen dan "berkhutbah", so apa yang didapat oleh siswa kala itu ?? yaitu hanyalah takut, ngantuk dan berperilakuk seperti layaknya robot "gedhek" :), namun zaman millenium (kata orang era 2000) bahwa saat ini mengajar dengan cara tempoe doloe sudah lapuk dan ga zaman (kata lagu melinda), mengingat perkembangan otak anak saat ini dan tingkat kemampuan anak cukup cepat karena didukukung selain gizi yang baik tapi pengaruh teknologi dilingkungan sekitar cukup kuat

Selasa, 25 Desember 2012

Tips & Trik Bekerja dan Pekerja

Posted by romadani On 20.43 No comments
Pengenalan pendidikan bekerja pada tingkatan SMK memang sudah seharusnya dikenalkan sejak dini. Tujuan pendidikan di SMK membina dan mencetak siswa menjadi lebih mandiri dan siap terjun ke dunia kerja. Keberhasilan siswa SMK tidaklah berkahir hanya lulus dari bangku sekolah namun daya kemampuan serta skill menjadi modal utama untuk bisa lulusan smk diserap di dunia kerja baik industri maupun usaha.

Ada beberapa parameter yang menjadi tolak ukur agar para lulusan SMK dapat bekerja dan menjadi pekerja di sebuah perusahaan maupun industri antara lain :
  • SOFT SKILL : kemampuan ini menjadi ujung tombak awal calon pekerja untuk dapat bekerja di perusahaan, karena bekal ini tidak semua orang memiliki, kemampuan bukanlah segala galanya untuk bisa dapat bekerja di lingkungan perusahaan. Yang menjadi indikator tersebut terdiri dari Attitude, Sopan Santun, Tingkah Laku, Akhlak, Sabar.
  • RESPONSIBILITY : point ini wajib dimiliki oleh si pekerja bila yang bersangkutan bekerja. Tanggung jawan menjadi modal ke-2 setelah soft skill. kita bisa bayangkan sebuah perusahaan besar berdiri dan maju tanpa didukung oleh karyawan atau staff yang tidak memiliki tanggung jawab /kredibiltas yang baik, maka lambat laun perusahaan akan hancur dan terpuruk.
  • HARD SKILL : kemampuan ini menempati urutan ke-3. Alasan yang mendasar dikarenakan Hard Skill akan mudah terbentuk setelah si pekerja bergabung dan bekerja di perusahaan. Apalah jadinya jika karyawan hanya memiliki Hard Skill namun tidak memiliki Soft Skill dan Responsibility :). adapun indikator dari Hard Skill yaitu : kompetensi diri berupa kemampuan kecerdasan akan disiplin ilmu, dan dapat mengoperasikan seluruh pekerjaan sesuai dengan tupoksi-nya

Minggu, 16 Desember 2012





Data mining adalah suatu istilah yang digunakan untuk menguraikan penemuan pengetahuan di dalam database. Data mining adalah proses yang menggunakan teknik statistik, matematika, kecerdasan buatan, dan machine learning untuk mengekstraksi dan mengidentifikasi informasi yang bermanfaat dan pengetahuan yang terkait dari berbagai database besar (Turban, dkk. 2005). Menurut Gartner Group data mining didefinisikan sebagai suatu proses menemukan hubungan yang berarti, pola, dan kecenderungan dengan memeriksa dalam sekumpulan besar data yang tersimpan dalam penyimpanan dengan menggunakan teknik pengenalan pola seperti teknik statisik dan matematika


Pada penelitian sebelumnya, data mining digunakan untuk memprediksi cuaca dan samudra (Hsieh and Tang 1998), keuangan berdasarkan waktu 2003), keberhasilan Universitas Terbuka (Time Series) (Zemke: pembelajaran (Xenos, 2004), saham (Lubis, 2005), minat konsumen asuransi terhadap produk asuransi dan angsuran premi terbaik sesuai kondisi nasabah (Kurniawan, 2007), resiko kredit (Sutikno, 2007), penjualan (Dewanto dkk, (Zhang, 1997) 2010)

Senin, 12 November 2012

Kata Kerja Operasioanl

Posted by romadani On 20.32 No comments

Kata Kerja Operasional untuk pengembangan Indikator pada Silabus dan RPP anda

Kata Kerja Operasional untuk pengembangan Indikator Silabus dan RPP berdasarkan taksonomi Bloom dibagi dalam beberapa pencapaian kompetensi dasar, KD yang ditandai oleh perubahan perilaku yang dapat diukur yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Indikator dikembangkan sesuai dengan karakteristik peserta didik, mata pelajaran, satuan pendidikan, potensi daerah dan dirumuskan dalam kata kerja operasional yang terukur dan/atau dapat diobservasi.
Taksonomi Bloom pertama kali disusun oleh Benjamin S. Bloom pada tahun 1956. Dalam hal ini, tujuan pendidikan dibagi menjadi beberapa domain (ranah, kawasan) dan setiap domain tersebut dibagi kembali ke dalam pembagian yang lebih rinci berdasarkan hirarkinya.
Tujuan pendidikan dibagi ke dalam tiga domain, yaitu:
  1. Cognitive Domain (Ranah Kognitif), yang berisi perilaku-perilaku yang menekankan aspek intelektual, seperti pengetahuan, pengertian, dan keterampilan berpikir.
  2. Affective Domain (Ranah Afektif) berisi perilaku-perilaku yang menekankan aspek perasaan dan emosi, seperti minat, sikap, apresiasi, dan cara penyesuaian diri.
  3. Psychomotor Domain (Ranah Psikomotor) berisi perilaku-perilaku yang menekankan aspek keterampilan motorik seperti tulisan tangan, mengetik, berenang, dan mengoperasikan mesin.
Dalam mengembangkan indikator perlu mempertimbangkan:
  • Kuntutan kompetensi yang dapat dilihat melalui kata kerja yang digunakan dalam Kompetensi Dasar;
  • Karakteristik mata pelajaran, peserta didik, dan sekolah;
  • Potensi dan kebutuhan peserta didik, masyarakat, dan lingkungan/ daerah.

Selasa, 02 Oktober 2012



Strategi pembelajaran terus berkembang, seiring dengan berkembangnya kemajuan teknologi informasi. Sistem E-learning sebagai salah satu strategi media pembelajaran dalam proses belajar mengajar yang memanfaatkan teknologi informasi. Setiap proses belajar mengajar tentu adanya evaluasi berupa ujian baik pilihan ganda dan essay. System E-Learning menawarkan kemudahan evaluasi belajar  yang dibuat berbasiskan web dengan alasan mudah diakses oleh pihak user kapan saja dan dimanapun user itu berada. Namun pada perjalannya system e-learning yang banyak digunakan saat ini pada proses evaluasi masih menggunakan system ujian dengan pilihan ganda, dengan alasan kemudahan dalam proses penilaian, sedangkan evaluasi belajar dengan menggunakan essay hampir tidak ditemukan dalam system e-learning, sehingga perkembangan daya pikir siswa hanya menggunakan kemampuan berfikir otak kiri. Padahal system evaluasi belajar menuntut kemampuan berfikir dengan otak kanan dan kiri. Hal inilah yang mendasari untuk dibuatnya system e-learning dengan pendekatan hemispheric cognitive style collaboration

Site search