JADWAL PRIBADI

Statistik Blog

Pages

Selasa, 19 Maret 2013




Selamat pagi para pejuang ilmu...kali ini kita akan membahas tentang penggunaan microsoft access 2010 dalam konsep Database...untuk lebih jelasnya lihat dan praktekkan ya,,,ok selamat menyimak
1 Database Access 
Microsoft Access adalah program pengelola database relasional desktop. Program ini merupakan salah satu anggota di dalam paket Microsoft Office. Dan versi terbarunya adalah Microsoft Access 2010. Format database yang dihasilkan oleh Access 2010 adalah file berbasis XML (eXtensible Markup Language), dengan ekstensi .accdb. Hal ini dimulai sejak versi 2007. Sedangkan Access versi 2003 dan sebelumnya, tidak menggunakan XML, ekstensi file-nya adalah .mdb


1.1 Objek dan Manfaat 
Access memiliki 6 objek database, yaitu Table, Form, Query, Report, Macro, dan Modul. Access termasuk RDBMS berskala desktop. Meskipun demikian, berkat enam objeknya itu, kita dapat membuat dan mengoperasikan database dengan baik, antara lain:



  • Menambah, mengedit, dan menghapus data di dalam database.   
  • Mengorganisir dan menampilkan data dengan beberapa cara. 
  • Menyebar data dengan berbagai sarana, seperti report, e-mail, intranet, atau internet. 

Cara menjalankan Access: Start  All Programs  Microsoft Office  Microsoft Access 2010. Tampilan awal seperti Gambar 1.1.

Gambar 1.1 Tampilan Awal Microsoft Access 2010

Klik tombol Create di pojok kanan bawah, maka Access membuat sebuah database baru yang masih kosong. Lihat Gambar 1.2. 


Gambar 1.2 Bidang Kerja Access 2010

1.2 Bidang Kerja 
Seperti tampak pada Gambar 1.2 di atas, bidang kerja Access 2010 terdiri atas tiga area utama, yaitu Ribbon, Panel Navigasi, dan Bidang Objek. 
  • Ribbon, adalah kumpulan perintah untuk pemakaian Access 2010. Terdiri atas 7 lapis yang saling bertumpuk, dengan sarana akses berupa tab. Sehingga terdapat 7 tab, antara lain File, Home, Create, External Data, Database Tools, Fields, dan Table. 
  • Panel Navigasi, penampil ikon-ikon objek database. 
  • Bidang Objek, area untuk menampilkan isi dari ikon objek database yang sedang tersorot di dalam panel navigasi. 

Ketika Access 2010 dijalankan, secara otomatis dibuat sebuah database baru yang masih kosong, bernama Database1. Nama ini muncul pada caption bar. Database1 telah dilengkapi dengan sebuah objek utama (tabel), bernama Table1. Tabel itu masih kosong, siap menerima informasi yang hendak kita simpan. Dengan tingkat kesiapan seperti ini, kita bisa langsung melakukan kegiatan menggunakan database, yaitu menyimpan informasi, tanpa harus membuat objek database lebih dulu, apalagi harus merancang struktur, relasi tabel, dan sebagainya. Tidak seperti versi lama, bekerja dengan Access 2010 kini mirip bekerja dengan Word atau Excel, yaitu jalankan program dan langsung bisa bekerja.


2 Membuat Field dan Mengisi Data 
Di dalam Database1, kursor berada di dalam Table1. Lebih tepatnya pada satu-satunya sel yang ada. Sel tersebut merupakan sel pertama pada kolom pertama yang belum ada namanya. Teks pada heading kolom tersebut bukan nama kolom itu, namun sebuah petunjuk pemakaian, yaitu Click to Add.

Maksudnya adalah: untuk menyimpan informasi ke dalam tabel, kita harus mulai dari klik heading kolom tersebut, guna memilih tipe data yang akan disimpan ke dalam kolom, dan untuk menentukan nama kolom tersebut.

2.1 Membuat Field  
Kita akan membuat tiga kolom yang bernama Seri, Judul, dan Tahun. Adapun tipe data kolom-kolom tersebut adalah Text, Text, dan Number.  Baiklah, mari kita membuat ketiga kolom tersebut.

1. Jika belum, klik Bidang Objek agar kursor berada pada sel kosong tersebut. Gambar 1.3.


Gambar 1.3 Kursor berada di dalam sel kosong

2. Klik heading kolom, sehingga muncul daftar pilihan tipe data. Gambar 1.4. 


Gambar 1.4 Daftar Pilihan Tipe Data

3. Pilihlah Text. Maka reaksi Access adalah sebagai berikut:

  • Teks heading kolom pertama yang semula berupa petunjuk pemakaian, kini berubah menjadi Field1, dengan kondisi siap diedit. Lihat Gambar 1.5. 
  • Terbentuk kolom baru (di sebelah kanan kolom pertama). 

Gambar 1.5 Nama Kolom pertama siap diedit

4. Editlah nama kolom pertama (Field1) menjadi Seri. Lalu tekan Enter. Maka di kolom kedua muncul 
    menu. Lalu klik tipe data Text. 
5. Editlah nama kolom kedua (Field2) menjadi Judul. Lalu Enter. Maka di kolom ketiga muncul menu. Lalu 
    klik tipe data Number. 
6. Editlah nama kolom ketiga (Field3) menjadi Tahun. Lalu Enter. Maka di kolom keempat muncul menu.  
7. Karena ketiga kolom yang kita rencanakan sudah terbentuk (lihat Gambar 1.6), maka kita akhiri kegiatan 
    membuat kolom baru.


Gambar 1.6 Hasil Pembuatan 3 Kolom

Pada Gambar 1.6 perhatikan kolom paling kiri (ID), kolom tersebut terbentuk secara otomatis. Gunanya sebagai penampil nomor identitas masing-masing baris data yang kita simpan. Baris data disebut juga record data, yaitu satu paket data yang kita simpan. Isi kolom ID adalah nomor urut dari 1 sampai sebanyak baris data yang ada. Data-data ini juga bersifat otomatis, yaitu kita tidak perlu menulisnya, namun juga tidak bisa mengeditnya.

Jika ada record yang dihapus, misalnya record dengan ID 5 (baris kelima), maka urutan ID akan terputus. Yaitu dari 1,2,3,4, lalu 6. Baris kelima akan ditempati ID 6, sebab ID 5 dihapus.  Access tidak akan mengganti ID 6 di baris 5 menjadi ID 5. Sebab nomor ID yang terhapus, tidak boleh digunakan oleh record lain.

Baik materi kita hari ini sampai disini, untuk materi selanjutnya akan dibahas dengan pembahasa Mengisi data....tunggu pada pertemuan yang akan datang ya...
Selamat Siang Wassalamu Alaikum Wr Wb

Romadani





0 komentar:

Posting Komentar

Site search